Rabu, 02 Desember 2015

Role or Real #2

“masih pukul empat sore, ah betapa lamanya waktu ini berjalan, Muti, Dinda dan Dita pun tak kunjung datang. Padahal dia berjanji akan datang menyiapkan segalanya.” Gumamku dalam hati. Aku tidak berhenti memandangi jam dinding ku yang seakan berjalan sangat lambat. Ini adalah pertemuan pertamaku dengan Rick semenjak aku putus dengannya, entah kenapa rasa tegang yang aku rasakan sekarang sama waktu pertama kali Rick menyatakan perasaannya kepadaku. Apakah ini pertanda baik? Sudahlah aku hanya bisa menerka-nerka dengan mengembangkan senyum yang sangat luas seperti pisang.
“Flowwwwwww sorry kita telat, tadi abis ke butik dulu nyari gaun yang pas buat lo, haha abisan badan lo abnormal sih badan kaya anak sd, tinggi kaya pemain basket  jadi susah nyari gaun yang pas. Tapi tenang kita dapat gaun yang terbaik dan ini keren, kita yakin lo bakal suka hehe” kekeh Dita sambil mengatur nafasnya yang sedikit teresengal. Melihat dari gerak nafasnya aku berani taruhan pasti mereka lari ke secara hina ke kamar ku yang berada dilantai dua. Aku melirik kearah gaun yang mereka pegang. Benar saja baru melihatnya sekilaspun aku sudah terpanah. Gaun merah muda dengan bertali satu untuk diikatkan pada bagian leher, dan  dengan aksen tali pita untuk dibagian belakangnya. Simple dan elegan, ya itu yang selalu menjadi andalan fashion andalanku. “woi flow malah bengong. Udah kagum sama gaunnya  nanti aja. Sekarang cepetan lo mandi jangan lupa luluran biar wangi hahaha pake kembang tujuh rupa apa lagi  boleh banget heheh” cloteh Dinda membuyarkan lamunanku. “Gila kali pake kembang tujuh rupa, nyari dimana coba hahaha, iya bentar ya gua mandi dulu. Kalian pada disini diem jangan kemana-mana abis ini make over  gua ya.”
Aku menyalakan showerku dan mengaturnya menjadi air hangat. Aku merasakan tiap bulir bulir air mengenai tubuhku ini. “Aku pasti bisa jadi milikmu lagi” gumamku dalam hati.
Tak terasa aku sudah menghabiskan waktu selama 45 menit di dalam kamar mandi. Aku keluar dengan mengenakan mantel mandi beserta handuk yang masih membungkus kepala ku agar air sisa pembilasan shampoo tadi tidak berceceran.
“Lama amat sih princess flow mandinya, mentang-mentang mau ketemu sang mantan terindah hahaha” ledek Dita. “yaelah usaha dikit buat perjuangin mantan mah gak papa hehe” jawabku singkat sambil nyengir. ”Eh mana gaunnya? Gak sabar ini buat nyoba hehe” “ tuh diatas kasur lo. Hati-hati rusak haha lo kan dewi perusak tiap yang di pegang pasti rusak” ledek Muti. “Ye sembarangan aja lo. Ah udah gua mau nyoba gaunnya dulu. Bentar ya.”
Aku memandangi gaun hitam itu yang sudah melekat ditubuhku. Ah indah sekali, sahabat-sahabat ku itu memang sangat tau seleraku dan sangat bisa aku andalkan. Sekali lagi aku menatap tangkapan bayanganku pada cermin besar yang bergantung tepat didepanku. Gaun itu menutupi sekitar  10 sentimeter diatas lututku, cukup sopan menurutku. Gaun ini membuat tubuhku yang sangat langsing ini menjadi terlihat lebih berisi, kulitku yang berwarna kuning langsat sangat menyatu dengan gaun merah muda ini dan aku merasa aku semangkin cantik dengan gaun ini. “Tinggal satu sentuhan lagi dan aku akan menjadi sempurna” aku tersenyum kepada bayanganku sendiri.
“Wow amazing  flow padahal baru pake gaun doang  belum gua kasih sentuhan make up tapi lo udah cantik banget” kata Dita sambil menghampiri ku dan memutari tubuhku, memerikasa tiap detailnya. “Sumpah gua aja yang cewe ngakuin lo cantik banget flow” Dinda ikut-ikutan memujiku dan menatap ku secara dalam. “Gua yakin Rick pasti ikut terpesona liat lo. Dan dia pasti bakal ajak lu balikan” sahut Muti.
“Ah kalian apaan sih, biasa aja kok hehe kalo cantik emang dari dulu kali, kalian aja yang gak pernah mau ngakuin  kalo gua emang cantik hahaha” jawabku cengegesan. “huuuuuhhhhh” mereka bertga kompak menyoraki ku, kita semua tertawa gembira. “Sudah-sudah, ayo cepat dandanin gua, ini udah mau jam 5, kalian kan tau jalan Cibubur macetnya gimana, eh tapithanks ya gaunnya indah banget, ini selera gua banget. Dan gua akuin emang gua ngerasa lebih cantik pake gaun ini walaupun kenyataannya gua emang cantik heheh” jawabku sambil mengembangkan banana smile dan memeluk mereka.
***
Selama proses make over  aku hanya memejamkan mataku karena aku sangat percaya mereka. Mereka sangat bisa aku andalkan dan pasti tidak akan mengecewakanku. Tidak lupa mereka memasang melindung untuk menutupi gaun indah ini agar tidak kotor terkena tumpahan make up. Terasa dingin ketika foundation yang di olesan Dita ke wajah orientalku, dengan lembut Dita menorehkan dan meratakannya diwajahku. Setelah itu aku tidak bisa menerka apa lagi yang mereka torehkan diwajahku, maklum saja walaupun di sekolah aku terlihat sangat girly  tapi aku tidak pernah mengenakan make up. Cukup lama aku merasakan wajahku di torehkan berbagai macam riasan, dan kali ini Dinda seperti mengoleskan lipsgloss di bibir tipisku.
”Ahhh sempurna” teriak Dita. “Asli muka lo kaya Barbie chiness flow” saut Dinda tidak kalah kerasnya. Kamar ku mulai berisik dengan celotehan mereka yang tiada hentinya memuji hasil karya mereka yang mereka aplikasikan pada wajahku ini. Tetapi aku masih terus menutup wajahku, menikmati tiap celotehan mereka.
Aku perlahan tapi pasti membuka kelopak mataku agar detail hiasan yang ada di mataku ini tidak berantakan, menatap wajahku yang terpantulkan oleh bayangan di cermin cukup lama, memperhatikan setiap detail mahakarya yang dibuat oleh ketiga sahabatku itu. Ah ini aku tidak bisa aku ungkapkan dengan kata-kata, bahkan untuk kata-kata sempurna pun tampaknya tidak cukup, ini sangat-sangat perfect. Dengan warna blush on  merah muda kalem dengan sedikit aksen  orangeeyes shadow yang membagi dua kelopak mataku horizontal, bagian yang menjorok ke dalam kelopak mataku yang dekat ke hidung mereka beri warna biru muda nan cantik setra bagian yang kearah luar mereka beri warna merah muda dengan sedikit berkilau. Lalu disudut mataku mereka membuat sudut dengan eyeliner yang mempertegas bentuk mataku dan tidak lupa mereka memberikan maskara. Sungguh mata yang indah menurutku selain pada mata aku sangat suka pada bagian bibirku. Walaupun bibirku tergolong tipis, tapi mereka membuat bibirku terasa sempurna, dengan lipsgloss berwarna nude dan sedikit mengkilap. Tak kusangka aku terdiam cukup lama.
”Woiii flow malah melamun, gimana lo suka ga? Kalo gak masih ada waktu kok buat ganti tema riasannya” tiba-tiba Dita mengejutkanku dan membuatku terdasar dari lamunanku. “Eh.. eh suka kok Dit suka banget malah hehe, gua pikir tadi kalian bohong, ternyata bener ini sempurna banget makasih ya. Emang deh kalian sahabat Flow yang paling bisa gua andelin” aku tersenyum kepada mereka. ”Udah-udah senengnya nanti dulu, gua kan belum nunjukin skillnata rambut nih hehe, kan Dita sama Dinda udah tuh, sekarang giliran gua. Ayo sini flow.” Muti tiba-tiba memotong pembicaraanku sambil mendudukan aku secara perlahan.
Dengan cekatan Muti menyisir rambutku, dan akupun refleks menutup mataku, biarlah ini menjadi kejutan untuk kesekian kalinya untuk hari ini.
***
Tak kusangka sekarang sudah pukul 18.15 yang artinya ini tinggal empat puluh lima menit lagi waktu aku mempersiapkan diriku secara cepat dan segera berangkat, karena aku tidak mau menua di perjalanan karena macet yang tidak bias di toleransi dan membuat semua persiapanku berantakan hanya karena macet yang menyebalkan ini.
Aku bergegas masuk kedalam mobil Honda jazz yang diberikan ayah ku ketika aku berulang tahun ke 15, karena dia sangat tau aku sangat menginginkan mobil ini. Aku menamain mobil ku dengan reddy, reddy mempunyai sisipan kata red yang berarti merah, ya karena mobilku ini berwarna merah yang merupakan salah satu warna favoritku. Dan reddy ketika di lafalkan terdengar seperti ready yang artinya siap. Ini berarti mobilku siap menemaniku kemana saja dan dia menjadi salah satu teman terbaikku yang tidak pernah mengeluh untuk menemani ku kemana saja.
Ketiga sahabatku ikut menemaniku ke black romantic seperti kesepakatan tadi siang ketika  berada dikantin sekolah. Tetapi karena mereka memakai  mobil Dinda ketika hendak kesini sebelumnya, akhirnya mereka kembali menggunakan mobil Dinda menuju black romantic.
“sialll………….” Gumamku dalam hati. Benar saja jalan alternatif Cibubur macet parah karena bertepatan dengan jam pulang kantor ditambah lagi dengan sedikit hujan ringan yang memperparah kemacetan. Aku bersandar lemas pada sandaran jok mobilku, aku tidak mau merusak tatanan rambutku yang sudah di siapkan dengan sangat indah oleh Muti. Sekarang sudah pukul 18.30 artinya waktuku tinggal setengah jam lagi, dan black romantic masih sangat jauh dari sini, apa yang harus aku lakukan? Aku hanya bisa bersungut-sungut dalam hati. Menunggu ya hanya menunggu, tak ada lagi hal yang bisa aku lakukan sekarang, sekalinya aku mau naik taksi pun akan percuma, dengan kondisi macet yang seperti ini, dan jika aku harus mengambil alternatif untuk naik ojek itu tidak mungkin karena itu akan merusak segalanya, semua yang telah di persiapkan oleh teman- teman ku akan rusak begitu saja ditambah dengan sedikit rintikan hujan yang akan memperparah itu.
“Kenapa mesti macet sih? Masa iya rombongan presiden lagi lewat, atau jangan-jangan ada truck sampah yang terguling di depan karena jalanan licin? Ah sudahlah aku tidak peduli. Ayolah agggrrrhhhh…..” aku terus bersungut-sungut, meskipun aku tau ini tidak akan memperbaiki keadaan.
Perlahan tapi pasti reddy mulai melaju secara perlahan, walaupun dengan sangat lambat setidaknya ini lebih baik dari pada hanya stuck.
***
Tepat pukul 19.20 aku sampai di black romantic, aku hanya bisa berharap rick tetap menunggu ku dan tidak pergi meninggalkan ku. ”beeeep beep beeeep..” suara ponselku bergetar, ah ternyata Muti yang mengirim bbm “semangat  flow kita tetep  nemenin lo kok dijarak yang aman, kita semua doain yang terbaik buat lo. Gluck kawan” Aku tersenyum melihat pesan pemberi semangat itu dan segera aku membalasnya “thanks ciway kuuuhhh mwaaahhh :*”
Aku kembali meyakinkan diriku, menginjakan kaki di lobby kafe ini. “Berkati aku Tuhan” Aku menghampiri petugas di depan pintu dan menyebutkan nama lengkap Rick. Dengan cepat dan sigap pelayan itu mengantarkan aku ke meja rick. “ya Tuhan Rick masih menungguku puji Tuhan sekali, dan astagaaaa dia sangat tampan” aku berdecak kagum memandangnya dari kejauhan sampai akhirnya pelayan tadi mengagetkan ku.
Rick yang mengenakan sweater v neck berwarna gelap sedikit menyerupai warna jeans sangat kontras dengan kulitnya yang putih bersih, sneakers, celana jeans serta rambut yang sedikit panjang dan berantakan namun tetap memberikan kesan keren.
“Ayo cepat nona, tuan Rick sudah menunggu anda” “eh iya iya maaf” aku segera berjalan mengikuti pelayan itu. Detak jatung ku berdegup sangat kencang, aku sangat gugup, sama seperti saat pertama kali aku kencan dengannya. “Flow tarik nafas tenangin diri lo, jangan terlihat seperti orang idiot yang akan merusak segalanya. Lo pasti bisa dan sebentar lagi Rick akan menjadi milik lo lagi” aku berbicara didalam hati mencoba memberi sugesti positif pada diriku.
***
“Hei flow, aku kira kamu gak akan datang” Rick langsung berdiri dan menjabat tanganku, sontak aku merasakan seperti disengat ribuan biang es, rasanya dingin dan aku rasa aku membeku beberapa saat, jantungku seakan berhenti berdetak saat tangan itu meremas pelan tanganku. Ah aku seharusnya sudah biasa untuk sekedar bersalaman dengan dia, tetapi kenapa rasanya sekarang berbeda? Ingin sekali aku menahan tangannya lebih  lama menggengam tanganku, aku tidak mau melepaskan dan kehilangan gengaman itu, ya aku tidak mau kehilangan Rick.
“Gak mungkinlah aku gak datang hehe, apa lagi kamu yang undang” Aku mengeluarkan senyum terbaikku, dengan mengembangkan bibir tipis ini sontak membuat lesung pipiku tergambar dengan jelas. Dengan sedikit salah tingkah aku tersenyum kepadanya. Sampai-sampai aku tidak tersadar jika Rick sudah dengan cepat berada disamping ku, menyiapkan kursi dan mempersilakan aku duduk. “Ayo duduk, pasti kamu capek kan nyetir sendirian ditengah macet parah tadi? Eh by the way kamu cantik malam ini” aku pun segera duduk setelah kursi itu di siapkan oleh Rick. Rasanya ingin terbang ketika Rick mengucapkan kata-kata tersebut, sekali lagi aku memuji hasil karya yang ketiga sahabatku itu dalam hati.
***
Setelah cukup lama aku memperhatikan , kenapa dua insan itu hanya sibuk dengan dirinya sendiri, aku rasa ada yang tidak beres. “Itu Flow sama Rick kok diem dieman gitu ya?” aku mengeluarkan kata-kata tampa aku sadari. “Yaelah wajarlah mantan ketemuan pasti masih rada canggung, tunggu aja tar mereka pasti bisa nge fun lagi” jawab Dita mencoba berfkir positif. “bukannya gitu, perasaan gua gak enak, si Rick sibuk sama gadgetnya, dan si flow dianggurin gitu, kasian gua liatnya. Apa Rick lagi bbman sama cewe lain? Apa Rick udah punya yang baru ya? Terus dia niatnya mau pamer ke flow?” tambahku lagi “udah positive thinkingajalah Mut, mungkin Rick lagi sibuk sama get rich, kan lo tau itu lagi booming banget, lagian Rick gak mungkin sejahat itu. Lo tau kan alimnya dia gimana?” Dinda pun ikut menambahkan sambil tetap sibuk dengan twitter di gadgetnya juga.
Aku terus mengaduk-ngaduk pasta yang ku pesan, aku tidak lapar, aku memesan ini sebatas syarat untuk aku bisa duduk di dalam kafe ini dan memantau apa yang terjadi pada Flow. Jujur aku menyayangi dia dan aku tidak ingin ada sesuatu hal yang membuatnya sedih. Firasatku mengatakan kalau ada sesuatu yang tidak beres disini, dan aku hanya takut terjadi apa apa dengan flow. Entahlah aku tidak tau apa yang sedang di rencanakan oleh Rick, aku hanya bisa berdoa agar Tuhan melindungi perasaan Flow.
***
Kita terdiam beberapa saat, terasa kaku aku dan dia, Rick hanya bermain-main dengangadgetnya dan aku sendiri tidak tau harus melakukan apa. Apakah setiap pasangan yang baru saja putus dan bertemu kembali akan melakukan hal yang seperti ini juga? Diam dan canggung. 15 menit berlalu tampa adanya obrolan dan ini sangat menyiksaku. Aku seperti berada di ruang yang hanya tersisa sedikit oksigen, aku benci situasi ini.
Aku mencoba melihat sekeliling ku, berusaha mencari peralihan dari situasi tidak menyenangkan ini. Kafe ini sangat keren dengan tema berwarna hitam tetapi tetap mengandung unsur keromantisan. Di design sepeti ini mungkin karena ingin menimbulkan kesan malam yang romantis, dengan lilin-lilin cantik di setiap mejanya lalu terdapat lantunan lagu  jazz  yang lembut membuat suasana kafe ini sangat sempurna. Tetapi semua suasana ini berubah ketika aku dan Rick hanya salling terdiam dan tidak ada percakapann diantar kami. Ketika mataku berkeliling melihat dan meresapi setiap keindahan dari kafe ini, akhirnya mataku menemukan dimana ketiga sahabatku itu duduk. Mereka duduk lumayan jauh dari meja aku dan Rick. Aku memasang wajah cemberut kepada mereka karena merasa tidak di gubris oleh Rick, mereka tersenyum kepadaku sambil mengacungi jempol dan memberi semangat kepadaku.
“Kamu liatin apa Flow?” tiba-tiba Rick memecahkan keheningan diantara kami. “eh hummm tidak-tidak, aku hanya sedang memperhatikan design dari kafe ini saja. Aku terlalu binggung ingin melakukan apa dari dari cuma duduk diam tampa melakukan sesuatu. Hehehe” jawabku seenaknya sambil tertawa terkekeh dan menujukan banana smile ku. “ haha dasar kamu masih sama ya kaya yang dulu, masih kaya anak kecil yang polos”
Dan akhirnya kita sudah bisa berbicara dengan lancar dan tidak canggung lagi, tampa adanyaice yang membekukan kita, dan aku pun sudah bisa mengurangi rasa deg-degkan ku.
“eh Rick by the way kenapa kamu ajak aku kesini?” “sebenenya ada yang mau aku kasih tau kekamu tapi nanti aja ya belum saatnya” jawab Rick singkat, “lho belum saatnya? Terus kenapa kamu ajak ketemuannya aku sekarang kalo belum saatnya” jujur aku tidak mengerti maksud Rick apa, dia selalu bilang belum saatnya, perasaanku pun menjadi tidak enak. Aku menarik nafas panjang dan menghembuskannya perlahan, berharap situasinya menjadi baik kembali.
“loh kok malah bengong, itu dimakan. Kamu itu udah kurus gak mau makan, mau jadi kulit berjalan kamu? Hahahah” sektika aku tertawa saat Rick mencoba untuk mengeluarkan leluconnya, dan aku bersyukur Rick sudah memulai obrolan kembali. “eh hahaha iya iya aku makan kok, tapi suapin dong” aku tiba-tiba menjadi suara dan ekspresi manja, seakan aku lupa jika aku dan Rick sudah tidak memiliki hubungan apa-apa lagi. “aduuh kamu udah mau jadi mahasiswa masa masih manja sih, katanya mau kuliah di luar kota, belajar mandiri dong, ayo cepat makan makananmu” ketika aku mendengar kata-kata itu hatiku rasanya di remas-remas dan menjadi serpihan-serpihan kecil yang terhempas oleh angina sandy, aku tersadar jika kata-kata Rick barusan adalah penolakan secara halus. “eh iya maaf, yaudah aku makan ya” aku memasang sedikit raut kekecewaan karena penolakan tadi, tapi aku tetap berusaha tersenuyum walaupun sedikit dengan paksaan.
Ketika Rick sendang kembali sibuk dengan gadgetnya, dia tiba-tiba tersenyum dan melambaikan tangan kearah lobby kafe. Ada seorang wanita cantik yang sepertinya seumuran denganku, ia mengenakan short dress dengan warna hazel, di kepang kearah belakang persis seperti bidadari, sebagai wanita pun aku mengakui kecantikan wanita itu. Segera Rick menghampiri wanita itu dan memperkenalkannya kepadaku.
***
“Guys liat itu siapa yang lagi jalan sama Rick?”  suara dita tiba-tiba mengagetkanku. “hah mana-mana?” Dindapun seketika menghentikan kegitannya dengan gadgetnya.  “anjiirr kan, bener firasat gua, itu cowo gak bener” tiba-tiba emosiku memuncak ketika melihat apa yang terjadi di depan mataku. Segera aku berdiri dan mengepalkan tinju bersiap untuk menghajar Rick. “Mut lo mau ngapain hah? Udah duduk dulu tenang, kita kan belum tau siapa cewe itu, bisa aja itu sepupu atau temannya” Dita berusaha menahanku. “iya Mut udahliat itu siapa yang lagi jalan sama Rick?”  suara dita tiba-tiba mengagetkanku. “hah mana-mana?” Dindapun seketika menghentikan kegitannya dengan gadgetnya.  “anjiirr kan, bener firasat gua, itu cowo gak bener” tiba-tiba emosiku memuncak ketika melihat apa yang terjadi di depan mataku. Segera aku berdiri dan mengepalkan tinju bersiap untuk menghajar Rick. “Mut lo mau ngapain hah? Udah duduk dulu tenang, kita kan belum tau siapa cewe itu, bisa aja itu sepupu atau temannya” Dita berusaha menahanku. “iya Mut udah-udah clam dulu aja, jangan bikin keributan disini. Kita pastiin dulu cewe itu siapa”

Rabu, 25 November 2015

Materi Sistem Basis Data


Perbedaan Basis Data dan sistem basis data

-          Basis data adalah kumpulan terorganisasi dari data – data yang saling berhubungan sedemikian rupa sehingga dapat mudah disimpan, dimanipulasi, serta dipanggil oleh penggunanya. Definisi Basis data juga dapat diartikan sebagai kumpulan data yang terdiri dari satu atau lebih tabel yang terintegrasi satu sama lain, dimana setiap user diberi wewenang untuk dapat mengakses ( seperti mengubah,menghapus dll.) data dalam tabel-tabel tersebut.
-          Sistem Basis Data adalah sistem yang terdiri dari koleksi data atau kumpulan data yang saling berhubungan dan program-program untuk mengakses data tersebut

Tujuan pada Basis data :
  • Kecepatan serta kemudahan dalam menyimpan, memanipulasi atau juga menampilkan kembali data tersebut.
  • Efisiensinya ruang penyimpanan, karena dengan basis data, redudansi data akan bisa dihindari.
  • Keakuratan (Accuracy) data.
  • Ketersediaan (Availability) data.
  • Kelengkapan (Completeness) data, Bisa melakukan perubahan struktur dalam basis data, baik dalam penambahan objek baru (tabel) atau dengan penambahan field-field baru pada table.
  • Keamanan (Security) data, dapat menentukan pemakai yang boleh menggunakan basis data beserta objek-objek yang ada didalamnya serta menentukan jenis -jenis operasi apa saja yang boleh dilakukannya.
  • Kebersamaan Pemakai (Sharability), Pemakai basis data bisa lebih dari satu orang, tetapi tetap menjaga atau menghindari masalah baru seperti: inkonsistensi data (karana data yang sama diubah oleh banyak pemakai pada saat yang bersamaan) dan juga kondisi deadlock (karena ada banyak pemakai yang saling menunggu untuk menggunakan data tersebut.
Sedangkan Tujuan Sistem Basis Data dalam mengatasi masalah-masalah pemrosesan data yang sering ditemui dengan menggunakan metode konvensional, permasalah yang diatasi diantaranya:
  • Redudansi data dan juga inkonsistensi data.
  • Kesuliatan dalam pengaksesan data.
  • Data Isolation.
  • Konkurensi pengaksesan.
  • Masalah keamanan.
  • Masalah Integritas.

Adapula komponen yang dimiliki oleh Sistem Basis Data yaitu :
  • Perangkat Keras (Hardware)
  • Sistem Operasi (Operating Sistem)
  • Basis data (Database)
  • Sistem Pengelola Basis Data (Database Management Sistem atau disingkat DBMS)
  • Yaitu pengelola basis data secara fisik tidak dilakukan oleh pemakai secara langsung, akan tetapi ditangani oleh sebuah perangkat lunak yang khusus. Perangkat Lunak inilah yang disebut DBMS (Database Management Sistem) yang akan menentukan bagaimana data diorganisasi, disimpan, diubah serta diambil kembali. Perangkat Lunak ini juga yang menerapkan mekanisme pengamanan data, pemakaian data secara bersama-sama, konsistensi data dan sebagainya.
  • Pemakai (User).
  • Aplikasi atau Perangkat Lunak yang lainnya.
  • Tujuan Utama Sistem Basis Data sendiri adalah :
  • Menunjukkan suatu lingkungan yang tepat dan efisien didalam melakukan pengambilan (retrieving) dan penyimpanan (storing) informasi basis data, serta menyediakan antarmuka yang lebih ramah kepada user dalam melihat data.
Pemakai sistem basis data diantaranya:
  • Programmer Aplikasi yaitu orang atau pemakai yang berinteraksi dengan basis data melalui Data Manipulation Language (DML),
  • User Mahir (Casual User) yaitu pemakai yang berinteraksi dengan sistem tanpa menulis modul program. Mereka menyatakan query untuk mengakses data dengan bahasa query yang telah disediakan oleh suatu DBMS.
  • User Umum (End User/ Naïve User) yaitu Pemakai yang berinteraksi dengan sistem basis data melalui pemanggilan satu program aplikasi permanen (executable program) yang telah disediakan sebelumnya.
User Khusus (Specialized User) yaitu Pemakai yang menulis aplikasi basis data non konvensional, tetapi untuk keperluan-keperluan khusus.
Perbedaan dari Basis data dan Sistem basis data ialah dari segi sistem yang dimiliki, Basis data merujuk kepada sekumpulan data yang saling berhubungan sedangkan sistem basis data ialah sistem atau satu kesatuan komponen yang dapat mengolah data yaitu basis data.

2. Integritas data
Pengertian integritas data secara luas mengacu pada kepercayaan dari sumber daya suatu sistem. Integritas data sangat penting karena dapat memastikan keakuratan, konsistensi, aksesibilitasi, dan kualitas tinggi dari sebuah data, sehingga sangat penting untuk mengikuti aturan pengintegritasan suatu data. Data yang mempunyai integritas identik di pertahankan selama operasi apapun (seperti bisnis transfer, penyimpanan, atau pengambilan). Secara sederhana dalam istilah bisnis, integritas data adalah jaminan bahwa data konsisten, bersertifikat dan dapat dirujukan.
Integritas Data dapat Di kelompokan menjadi 2 bagian :
1. Integritas data yang berada dalam relasi, yaitu integritas entitas dan integritas domain.
2. Integritas yang berada di luar relasi, yaitu integritas referensial

Selain itu ada juga integritas yang ditentukan sendiri di dalam suatu perusahaan, yaitu integritas perusahaan (Enterprise integrity/ user Defined Integrity).
Secara garis besar integritas data dalam model relasional meliputi :
1. Integritas Entitas
2. Integritas Domain
3. Integritas Referensial
4. Integritas Enterprise

INTEGRITAS ENTITAS
Integritas entitas mendifinisikan sebuah baris sebagai sebuah entitas yang unik untuk suatu tabel. Dalam integritas entitas, tidak ada baris yang di duplikat didalam suatu tabel.
Contoh :
INEGRITAS DOMAIN
Domain adalah nilai-nilai yang dimungkinkan diasosiasikan dengan setiap atribut, Integritas domain merupakan validasi masukan dari sebuah kolom. Dengan integritas domain, tidak ada data yang melanggar jangkauan nilai di tiap kolom data.
Jenis domain yang harus dimiliki oleh setiap atribut :
1. Karakter bebas
2. Alphanumerik
3. Alphabet
4. Numerik
Pemeliharaan integritas domain :
1. Pendifinisian skema
2. Pemanfaatan properti field
3. Penerapan proses validasi pada pemasukan data






Contoh :
INTEGRITAS REFERENSIAL
Integritas referensial adalah dasar relasi antar tabel yaitu antara foregin key dengan promary key. Integritas referensial memastikan bahwa seluruh nilai dari foregin key cocok dengan nilai primary key yang dihubungkanya.
Contoh :
INTEGRITAS ENTERPRISE
Integritas enterprise mengizinkan kita untuk menentukan spesifik business rules sendiri yang tidak sama pada kategori integritas yang lainnya.

Transaksi dan Concurency
Transaksi adalah unit eksekusi program yang mengakses dan mungkin mengubah beberapa item data. Dalam Konsep transaksi di database harus di penuhi empat sifat database agar integritas database tetap terjaga. Adapun keempat sifat tersebut adalah:

Atomicity:
Setiap transaksi harus dijamin untuk dapat sukses dalam melakukan aksinya atau jika gagal , maka tidak berpengaruh apapun terhadap database.

Consistency:
Setiap transaksi adalah sebuah aksi kombinasi secara logikal dari sebuah state database yang
konsisten ke state yang lain dengan tetap menjaga kekonsisten-an database tersebut.

Isolation:
Meskipun ada beberapa transaksi yang berlangsung bersamaan, masing-masing transaksi tidak boleh mengetahui transaksi lain yang sedang berlangsung. Hasil transaksi sementara harus disembunyikan dari transaksi lain yang sedang berlangsung . (level transparansi transaksi dapat di set).
Durability:
Setelah sebuah transaksi sukses dilakukan, perubahan-perubahan yang dibuatnya terhadap database bersifat permanen, bahkan jika terjadi kegagalan sistem sekalipun.

Data Consistency:
Berarti bahwa user melihat data yang terdapat di database konsisten baik itu data yang telah di rubah olehnya sendiri maupun oleh user yang lain. Pada umumnya, basis data menerapkan beberapa bentuk data locking untuk menangani masalah yang berkaitan dengan concurrency, consistency dan integrity. Locks merupakan mekanisme yang dapat menjaga interaksi destruktif di antara beberapa transaksi yang mengakses resource yang sama. Berkaitan dengan level isolasi yang ada ANSI / ISO standard SQL (SQL92) mendefinsikan 4 level isolasi . Level isolasi didefinisikan sebagai derajat transparansi transaksi antara satu user dengan user yang sama pada pengaksesan data yang sama.
 Ada fenomena – fenomena tertentu yang harus di cegah selama eksekusi transaksi yang konkuren . 3 Fenomena yang harus di cegah adalah :
1.      Dirty Reads :
Sebuah transaksi membaca data yang telah di tulis oleh transaksi yang lain tetapi belum di commit oleh transaksi lain tersebut.
2.      Non Repeatable Reads :
Sebuah transaksi yang membaca kembali sebuah data dimana data tersebut sudah di rubah / di hapus oleh transaksi lain dan telah di commit.
3.      Phantom Reads :
Sebuah transaksi menjalankan kembali sebuah query dimana akan menemukan bahwa ada transaksi lain yang telah memasukkan record baru ke schema yang sedang di akses oleh transaksi tersebut, sehingga akan terlihat antara query yang pertama di lakukan dengan query yang kedua memberikan hasil eksekusi jumlah row yang berbeda .
Oracle memberikan pilihan kepada usernya untuk memilih 2 mode isolasi , yaitu : read commited dan serializable . Untuk mode read only oracle bukan bagian dari SQL92 sehingga dari tabel di atas read only tidak masuk ke level isolasi yang di tawarkan oleh SQL92 tetapi ditawarkan oleh oracle . Berikut penjelasan 3 level yang di sediakan oleh oracle padapenggunanya :

- Read Commited, Read commited merupakan level isolasi default dari oracle. Setiap query yang dieksekusi oleh suatu transaksi membaca hanya data yang telah di-commit, sebelum query (bukan transaksi) dimulai.Karena Oracle tidak mencegah dari data yang sedang di read oleh sebuah query di modifikasi oleh query / transaksi yang lain , sehingga kemungkinan data telah di rubah oleh transaksi yang lain bisa saja terjadi antara 2 eksekusi dari query tersebut.

- Serializable, Transaksi serializable membaca hanya perubahan yang telah dicommit pada saat transaksi dimulai, ditambah perubahan yang dibuat oleh transaksi itu sendiri melalui statemen insert, update, dan delete.

- Read Only,Transaksi read-only membaca hanya perubahan yang telah di-commit saat transaksi dimulai dan tidak memperbolehkan statemen insert, update, dan delete.

Level yang tertinggi dari 3 pilihan tersebut adalah ”serializable”. Hal ini di karenakan level ini memberikan level isolasi yang terbaik ketika banyak user mengakses data yang sama . Konsep serializable nampak sebagai sebuah urutan eksekusi secara serial , terurut berdasarkan transaksi yang terjadi. Cara mensetting level isolasi di oracle : (pilih salah satu) Ada 2 metode dalam mengeset level isolasi di oracle , yaitu :

- Pada level Transaksi (pada level ini hanya untuk mengeset sebuah transaksi)
SET TRANSACTION ISOLATION LEVEL READ COMMITTED;
SET TRANSACTION ISOLATION LEVEL SERIALIZABLE;
SET TRANSACTION READ ONLY;

- Pada level Session (pada level ini akan berlaku pada seluruh transaksi yang dilakukan dan subsequent dari transaksi yang terjadi)
ALTER SESSION SET ISOLATION_LEVEL = READ COMMITTED
ALTER SESSION SET ISOLATION_LEVEL = SERIALIZABLE;

Dalam mengatur agar dalam pengaksesan resource data yang sama tidak saling terjadi interferensi .. maka oracle memberikan konsep locking . Oracle secara otomatis menentukan lock yang perlu saat mengeksekusi
SQL statement . Namun Oracle juga memperbolehkan user untuk mengeset lock sendiri secara manual.

 Ada 2 Mode lock yang terdapat pada oracle yaitu :
- Exclusive Mode, Mencegah resource yang sedang di pakai untuk di share . Mode lock ini di peroleh ketika akan memodifikasi data . Transaksi yang sudah me-lock data secara exclusive adalah transaksi yang berhak pula untuk melepaskan lock tersebut untuk kemudian di gunakan oleh transaksi yang lainnya .
- Share Mode, Mengijinkan resource yang berhubungan untuk di share , tergantung dari operasi yang terlibat di dalamnya . Multiple users yang sedang membaca data dapat men-share data tersebut , memegang lock dengan tipe share lcok untuk mencegah akses data secara concurrent oleh writer (seseorang yang membutuhkan exclusive lock). Beberapa transaksi mungkin akan membutuhkan share lock pada penggunaan resource yang sama .

Concurrency adalah banyaknya transaksi yang dijalankan secara bersamaan dalam satu waktu.
Hampir semua DBMS adalah multiuser, sehingga berpeluang terjadinya inkonsistensi basis data. Maka perlu adanya pengendalian persaingan eksekusi transaksi (concurrency control).





Back-End Programming

Back-End programming adalah program yang berjalan pada database secara otomatis ketika terjadi suatu pemicu tertentu. Dalam oracle ada beberapa metode untuk melakukan back-end programming, yaitu dengan trigger dan stored procedure.

Trigger
Trigger adalah blok PL/SQL yang disimpan dalam database dan akan diaktivasi ketika kita melakukan statement-statement SQL (DELETE, UPDATE, dan INSERT) pada sebuah tabel. Aktivasi trigger didasarkan pada event yang terjadi di dalam tabel tersebut sehingga trigger dapat membantu dalam menjaga integritas dan konsistensi data. Implementasi trigger yang sering ditemui dalam dunia nyata adalah untuk mengeset dan mengubah nilai kolom dalam suatu tabel sehingga validasi nilai dari tabel tersebut akan terjaga. Adanya trigger dalam database akan meringankan kita dalam pembuatan aplikasi karena di dalam aplikasi yang kita buat, kita tidak perlu lagi untuk melakukan validasi data.
Berikut adalah daftar yang mungkin untuk aktivasi trigger :
Event
Keterangan
Before Insert
Diaktifkan sekali sebelum statement insert
After Insert
Diaktifkan sekali setelah statement insert
Before Update
Diaktifkan sekali sebelum statement update
After Update
Diaktifkan sekali setelah statement update
Before Delete
Diaktifkan sekali sebelum statement delete
After Delete
Diaktifkan sekali setelah statement delete

Model-model yang digunakan untuk menspesifikasi aturan basis data aktif adalah model ECA (Event-Condition-Action). Aturan dalam model ECA memiliki tiga komponen yaitu:
  • Event, yang memicu suatu rule tersebut biasanya berupa operasi perubahan basis data yang secara eksplisit ditambahkan ke basis data. Namun pada umumnya, bisa berupa event temporal atau jenis event eksternal yang lain.
  • Condition, menentukan apakah suatu rule dijalankan atau tidak. Ketika suatu trigger dijalankan, maka bagian condition (bersifat optional) akan dievaluasi jika didefinisikan oleh yang membuat trigger. Jika evaluasi bagian condition bernilai TRUE maka aksi suatu rule dijalankan.
  • Action, biasanya berupa statement sql.
Manfaat trigger antara lain adalah :
  • Membuat integrity constraint yang kompleks.
  • Mencatat aktivitas suatu tabel (logging).
  • Sinkronisasi
Contoh Kasus :
Pada database supermarket, jika ada pembelian baru maka otomatis stok barang pada tabel barang akan berkurang sesuai dengan jumlah barang yang dibeli. Maka sintaks lengkapnya dalam pl / sql adalah sebagai berikut :

Create table barang(
kode_barang varchar2(10) primary key,
nama varchar2(50),
stok_barang number
);
create table pembelian(
id_pembelian number primary key,
kode_barang varchar2(10),
constraint fk_kd_brg foreign_key (kode_barang) references barang(kode_barang)
jumlah_beli number,
harga number
);
create or replace trigger trg_stok_brg after insert on jumlah_beli for each row
begin
update barang set stok_barang =stok_barang – :new.jumlah_beli where id_pembelian = :new.id_pembelian;
end;
/

Stored Procedure
Subprogram adalah PL/SQL Blok yang dipanggil dengan sekumpulan parameter. PL/SQL memiliki dua jenis subprogram yaitu: procedure dan function. Dimana secara umum procedure digunakan untuk melaksanakan aksi dan function digunakan untuk komputasi suatu nilai.
Stored procedure adalah subprogram yang disimpan di dalam database berupa SQL + Bahasa prosedural. Ada beberapa kelebihan yang dapat diperoleh dengan menggunakan stored procedure, meliputi :
  • Dijalankan di database server -> performance lebih baik, network trafik lebih rendah.
  • Tools DBA -> praktis, selalu tersedia di database server.
  • Dapat digunakan oleh banyak aplikasi
    • Standarisasi business logic.
    • SP dapat dipanggil oleh aplikasi luar
  • Dapat memanfaatkan tipe, fungsi yang disediakan DBMS
  • Powerfull, tools sangat penting bagi DB designer, DB programmer dan DBA
  • Hampir semua RDBMS mensupport.
  • Walaupun syntax berbeda, umumnya menggunakan prinsip yang sama


XML
XML (eXtended Markup Language) adalah bahasa markup yang digunakan untuk menyimpan data (tidak ada program) dan tidak tergantung dengan tools tertentu (seperti editor, dbms, compiler, dsb). Jika demikian, Lalu digunakan untuk apa dokumen XML ini?
XML adalah merupakan suatu bahasa Markup. Markup yaitu bahasa yang berisikan kode-kode berupa tanda-tanda tertentu dengan aturan tertentu untuk memformat dokumen teks dengan tag sendiri agar dapat dimengerti.
Perbedaan antara XML dan HTML
Perlu di ingat bahwa:
XML bukan merupakan pengganti HTML.
XML dan HTML yang dirancang dengan tujuan yang berbeda:
XML dirancang untuk transportasi dan menyimpan data, dengan fokus pada apa data.
HTML dirancang untuk menampilkan data, dengan fokus pada bagaimana data terlihat.
HTML adalah tentang menampilkan informasi, sedangkan XML adalah membawa informasi tentang.
Keunggulan dari XML :
·         Dapat dibaca software dan manusia.
·         Flexible.
·         Independen terhadap bahasa pemrograman.
Dari beberapa keuntungan diatas masih terselip satu kerugian dari XML yaitu pengulangan Tag.


Senin, 23 November 2015

Role or Real #1


“udah lah flow galau terus lo” kata dinda setelah seharian melihat flow hanya termenung. Dinda adalah sahabatku sejak kelas 10 SMA, persahabatan kami dimulai sejak kami sering bertemu di angkutan kota dan akhirnya kami tersadar jika rumah kami berdekatan hanya terpisah beberapa blok. selain Dinda aku juga memiliki sahabat bernama Dita dan Mutia. Sama seperti Dinda, perkenalan dengan Dita dan Mutia karena seringnya kami pulang dengan angkutan kota sama.
Aku yang baru saja putus dengan salah satu cowo populer disekolahku, cowo itu bernama Rick, ya Irsyad van rigo entah dari mana nama panggilan Rick itu dia dapatkan, tetapi yang patut kalian ketahui Rick itu sangatlah tampan, dengan wajah sedikit bule karena papienya yang keturunan Belanda, Rick memiliki mata coklat yang indah, dia juga putih dan tinggi. Selain kesempurnaan pada penampilanya yang tampan dia juga memiliki kecerdasan diatas rata-rata, cita-cita Rick yang ingin menjadi sutradara dia buktikan dengan sederet prestasi yang dia dapatkan saat festival film pelajar nasional. Rick juga merupakan ketua MPK di sekolahku, itu yang membuat Rick semangkin terkenal, mulai dari kepala sekolah, para guru dan staff, siswa siswi di sekolahku maupun di sekolah lain, sampai office boy dan satpam serta pendagang di katin pun kenal Rick. Dan yang membuat aku paling bangga dengan rick adalah sifatnya dia yang soleh, walaupun dia keturunan Belanda dia tidak meninggalkan sholat, bahkan untuk sholat dhuha dan puasa senin kamis yang tidak diwajibkan dia tetap melaksanakannya dengan ihkhlas. Rick sosok yang sangat sempurna untukku.

              “Tapi gua sayang rick din, lo bayangin aja gua pacaran sama dia udah 20 bulan, lo tau kan 20 bulan itu bukan waktu yang sebentar? Semuanya udah gua rasain bareng sama dia mau seneng sedih susah udah din udah semuanya” aku semangkin terisak saat dinda menenangkan aku.
“Gua tau flow apa yang gua rasain gua paham banget, tapi kan lo nangis kaya gini gak akan merubah keadaan” sahut dinda sambil mengusap lembut pipiku.
            “Tapi ya gak masuk akal aja masa cuma karena gua mau ujian mesti putus?” Aku menangis semangkin kencang hampir berteriak.
          “Ya lo ambil positifnya aja flow, mungkin dia mau lo sukses UNnya dia mau lo dapet universitas yang lo idamin” Dita pun ikut berceloteh sambil mengusap punggungku.
             “Yaelah flow gua aja dari dulu single biasa aja, malah ini enaknya single bisa lebih fokus sama tujuan hidup, terus gak akan nih ngalamin yang namanya galau macem lo gini” mutia menceramahi.
             Mutia memang tidak pernah merasakan yang namannya jatuh cintandi kehidupannya bisa dibilang 80% dia gunakan untuk belajar.
             “Sssssttt udah udah jangan di ceramahin flownya kasian,kalian sebagai temen hibur dia kek biar dia lupa sama galaunya” kata dinda mencairan suasana.
            “Udah yuk flow kita ngeDDR aja gua yang traktir” kata dita sambil menarik tangan flow.
                                                            ***
 Aku berusaha untuk berdiri, mengumpulkan segenap usahaku dengan berpegangan pada tepi tempat tidurku, aku menatap ke luar melalui jendela kamarku. “Sudah hari ketiga gumam ku perlahan. Sejak aku di putuskan rick entah kenapa seperti hidup ku tidak sesemangat dulu, terasa hampa di setiap sudutnya.
          Terdengar ketukan pintu pelan dan diringi suara pintu di buka perlahan, aku refleks membalikan badanku.
“Non kamu belum makan loh sudah tiga hari malah, makan dulu non nanti non sakit bisa di marahi maminya non nanti” kata bu Dewi sambil perlahan masuk dengan membawa satu piring spaghetti dan satu gelas susu.
 “Ibu masakin spaggetti kesukaan non nih dengan double keju non pasti suka” lanjutnya sambil meletakan makanan tersebut di meja sebelah tempat tidur ku. Aku tidak bergeming untuk meresponnya aku hanya diam seribu bahasa, aku membalikan badanku dan kembali mentap keluar jendela. Karena aku tidak merespon bu Dewi, dia perlahan pergi untuk meninggalkan kamarku.
“Ibu…” ucapku memecahkan keheningan.
“iya non ada apa?” ibu Dewi menghentikan langkahnya dan menunggu responku selanjutnya.
“Mami semalam pulang? apa papi menelpon dan memberikan pesan untuk ku?”
“maminya non semalam pulang saat non sudah tertidur tidur, papi non belum memberikan kabar munkin sedang sibuk dengan tugasnya non”
      Ah.. seperti biasa mereka jarang sekali dirumah. Papiku yang merupakan karyawan swasta perusahaan konstruksi jepang membuatnya sangat sibuk. Banyak proyek yang dia kendalikan, di dalam maupun diluar negri. Ketika sedang bertugas di luar daerah atau di luar negri biasanya dia pulang setahun dua kali.Dengan jatah cuti yang hanya 12hari bisa kalian bayangkan bagaimana hubungan aku dan ayahku. Dan begitu juga dengan mami ku. Dia yang seorang business woman juga menyita waktunya. Sebagai seorang owner sebuah cafe di daerah Kemang membuatnya selalu berangkat ketika aku masih terlelap dan baru pulang kembali saat aku sudah tertidur, aku memakluminya karena jarak antara Cibubur dan Kemang yang cukup jauh. Aku juga mempunyai seorang adik laki-laki, dia bernama titus. Saat ini dia masih berusia empat tahun dan masih playgroup. Karena jarak kami yang cukup jauh terpaut 12 tahun membuat aku dan adikku tidak akrab. Aku selalu merasa kesepian saat berada dirumah. Hanya ibu Dewi yang setia menemaniku dirumah. Bu Dewi merupakan tangan kanan mamiku untuk menghandle semua yang ada dirumah saat mami tidak sedang berada dirumah, dia sudah mengabdi kepada keluargaku saat aku masih bayi, itulah sebabnya aku menggangap dia sebaga ibu kedua ku setelah mami. saat rick menjadi pacarku setidaknya ada yang mengisi kekosongan hariku. Tapi kini rick sudah pergi meninggalkan ku dengan alasan yang tidak begitu aku mengerti.
                                                     ***
           Sebagai pasangan yang cukup famous di sekolah, aku terlalu takut akan banyaknya orang-orang yang kepo dengan apa yang terjadi antara aku dan rick, aku takut mereka akan menaruh kasian kepadaku. Aku bukanlah tipikal perempuan yang suka di kasihani, sewatu aku masih berpacaran dengan rick, rick sempat marah kepadaku karena sifat ku yang terlalu mandiri. Menurutku selama hal tersebut masih sepele seperti pulang sendiri ataupun ke kantin sendiri itu masih hal yang wajar. Tapi aku tidak tau apa yang ada di pikiran rick. Yang ada di pikiranku sekarang bagaimana aku dapat menjawab pertanyaan para manusia kepo itu dan bagaimana aku berusaha untuk memanipulasi wajahku ini agat tidak terlihat seperti orang yang sangat depresi.
         Aku berjalan perlahan menyusuri koridor sekolahku walaupun sedikit gelap akibat mendung dan matahari enggan untuk menunjukan sinarnya, sepertinya bumi pun menyadari apa yang aku rasakan sekarang, koridor sekolah mulai ramai, maklum saja sekarang pukul 06.00 pagi dan pukul 06.15 kita harus berkumpul di lapangan untuk melaksanakan upacara bendera. Dengan enggan aku melangkahkan kakiku menuju kelas terujung, ya kelas ku disana di sudut paling akhir bangunan sekolah ini.    
         “Flowwwwwwwww ada gosip kalo lo putus sama rick ya? Itu beneran? Please bilang itu cuma hoax”  tiba tiba karin mengejar ku dan hampir menabrakku. Karin adalah salah satu teman baikku di organisasi. Kami sama-sama bergabung di OSIS, sifatnya yang kepo maniak membuatnya masuk kedalam divisi jurnalistik. Aku hanya tersenyum membalas pertanyaan karin.
“Flow bilang ke gua lo gak putus kan?” Suara karin meninggi,
“woles woy udah konferensi persnya nanti aja udah mau upacara noh, tar lu kena ama guru bp bahaya, malu maluin osis aja lu hahaa” jawab ku seenaknya sambil lati meniggalkan karin.
 “Ah ngeselin lo” karin pun melanjutkan langkah kakinya menuju lapangan upacara.
       Mungkin sekarang aku bisa selamat dari karin si wartawan, tetapi mungkin hanya hari ini aku selamat dari karin. Ada ratusan orang seperti karin di sekolah ini. Berita putusnya aku dan rick adalah berita yang sangat di tunggu-tunggu oleh para fans rick. Ya rick mempunyai banyak fans, seperti aku bilang sebelumnya dengan penampilannya yang sempurna dan kecerdasaannya diatas rata-rata siapapun pasti ingin menjadi pacar rick.
                                                                     ***
             Detak jam terdengar di tengah kesunyian. Semua siswa dikelasku hanya mematung melihat ke arah papan tulis, entah apa yang mereka pikirkan, mungkin sebagian dari mereka yang tergolong anak anak jenius menikmati keheningan seperti ini, mereka menjadi leluasa untuk berfikir. Tapi untuk anak yang rata-rata sampai yang bodoh sepertiku pasti memilih diam karena tidak ingin memunculkan gerak gerik mencurigakan lalu di panggil kedepan untuK mengerjakan soal. Jujur saja mata pelajaran ini yang paling aku tidak suka, karena aku lemah sekali dalam hal penalaran, diantara aku dan teman-temanku akulah yang paling lemot, dan terkadang mereka menaruh kesal kepadaku untuk semua tingkah bodohku. Selain itu alasan aku tidak menyukai mata pelajaran ini, karena gurunya yang sangat killer.
“Beeep bep beeep….” Aku mendengar suara handphone ku bergetar. Segera aku mengeceknya. Dengan gerakan ekstra cepat, karena aku tidak ingin mengambill resiko posel ku tersita oleh guru killer itu. Karena menurut kabar burung yang ku dengar jika ada sesuatu yang disita oleh beliau, beliau tidak segan untuk memusnahkannya sebagai api unggun saat acara campingakhir tahun.                                     “Meet up at black romantic 7 pm , dont be late. Take care your self”  Tak      kusangka, ternyata rick yang mengirim pesan itu. Hampir saja aku histeris jika tidak ingat ini masih jam pelajaran. Rick tidak tidak hanya sebatas mengirim pesan, tapi dia juga mengajakku untuk bertemu malam ini. Pikiranku menerawang kepertemuanku nanti malam dengan rick. Aku membayangkan rick akan        mengajakku makan malam yang romatis lalu ia akan mengajakku balikan. Jujur saja aku masih mengharapkan rick, walaupun sudah tepat seminggu aku putus dengannya. Sedikit berharap tentu boleh saja.
                “Wooiiiii melamun mulu pantes hamster gua mati” tiba-tiba Dita membuyarkan semua lamunanku.
“Astagaaaaaa…. Dita lo apa-apan sih, gua jantungan nih. Lagi apa hubunganya sama kematian almarhum hamster lo hah?” Jawabku sambil menabok pelan badannya.
 “Sorry-sorry abisan lo gua teriakin gak nengok-nengok” “Eh lu kok jalan-jalan? Tar diomelin sama miss J, ini kan masih jam dia” sautku memotong pembicaraan Dita.
“Hahaha aduuh flow ini udah jam istirahat kali. Makannya jangan bengong gitu, komuk lo tablo banget tau gak? Hahaha.”
          “Ah jahat lu muka cute begini dibilang tablo” kataku sambil manyun. “Bay the way muti sama dinda mana?”
             “Udah caw kenkantin dari tadi shaggy, manggilin princess galau macam lo susah ye, udah yuk ah cabut, susul mereka”
                                                                 ***
                “Whatttttt? Seriusan lo rick ngajak ketemuan?” Kantin yang tadinya bising dengan polusi suara dari pengunjungnya mendadak hening karena teriakan super maut Muti.
“Stttttttt berisik banget sih lo, banyak orang disini” Dinda langsung dengan cepat menutup mulut Muti yang volume suaranya tidak bisa ia kontrol. Itu memang kebiasaan buruk Muti yang selalu ia keluarkan saat histeris.
 “Hooh” jawabku pelan
 “terus lo jawab apa flow?”selidik Dinda.
 “Belum gua bales sih, tadi di kelas lagi pelajaran miss J, bisa gawat kalo hp kesita”
 “sini sini hp lo biar gua yang bales” Muti langsung merampas ponselku tampa permisi.
             “Flow nanti malam kita gak bakal biarin lo pergi sendirian, tenang kita akan jaga batas aman jadi gak akan ganggu dinner kalian” tiba tiba dita mencetus kan kalimat seperti itu.
 “Eh biarin aja sih jangan ganggu privasi mereka,mereka tuh lagi berusaha perbaikin hubungan” sanggah Muti tidak setuju.
 “Bukannya begitu, gua cuma takut aja flow nanti kenapa kenapa, setidaknya flow teman kita. Kita harus melindungi flow dari apapun”

 “udah udah gak usah debat kalian boleh ikut kok, tapi sebelumnya kalian kerumah gua dulu ya, make over gua jadi princess heheh” jawab ku dengan tidak bersalah.